Jumat, 02 September 2016

Robot Mikro Paramecium Pertama di Dunia

Robot Mikro Paramecium Pertama di Dunia

Mikrobot
Semakin hari peran manusia semakin tergantikan dengan kehadiran robot. Ada beberapa alasan mengapa robot menjadi pilihan ketimbang menggunakan manusia diantaranya robot tidak mengenal kata lelah, tidak punya perasaan, fisik yang mudah rusak, tetapi memiliki ketelitian yang lebih baik daripada manusia. Perkembangan robot pun mendapat perhatian tersendiri untuk mendesain robot yang efisien, berdaya guna, dan presisi.

Penelitian tentang robot untuk kepentingan medis tidak luput dari perhatian peneliti. Setelah sukses menciptakan robot operasi pertama beberapa tahun lalu kini peneliti mengembangkan robot kecil atau robot mikro yang dapat bekerja di dalam tubuh manusia dengan harapan robot kecil ini dapat melakukan tugas medis yang sebelumnya tidak mungkin dilakukan sebagai contoh distribusi obat melalui robot mikro atau pemotongan jaringan rusak tanpa operasi terbuka. Kendala utama yang dihadapi dalam pengembangan obat kecil (mikro-robot) adalah bagaimana mekanisme gerak robot mikro di dalam tubuh manusia yang sebagian besar terdiri dari cairan. Masalah ini telah dipecahkan oleh peneliti dari Zurich Federal Institute of Technology, University of Twente, dan Harvard University dengan mendesain penggerak robot mikro berbentuk silia seperti pada paramecium, namun kendala baru muncul yaitu sulitnya membuat struktur robot mikro yang sesuai.

Akhirnya peneliti Korea dari Daegu Gyeongbuk Institute of Science and Technology berhasil membuat robot mikron pertama di dunia dengan penggerak silia sebagai kandidat robot penghantar senyawa kimia dan sel di dalam darah. Desain robot mikro ini terinspirasi dari gerakan flagella pada prokariotik yang dapat bergerak bebas di dalam air. Pergerakan robot mikro ini diatur oleh intensitas medan magnet yang menyebabkan perubahan pada bagian silia robot mikron sehingga tercetuslah daya gerak. Dengan menggunakan komputer, intensitas medan magnet dapat diatur sedemikian rupa sehingga robot bergerak sesuai keinginan kita.

Demonstrasi Pergerakan Robot Mikro


Proses pembuatan robot mikro dilakukan dengan metode MEMS fabrication melibatkan proses Litografi laser 3D dan penggerusan logam. Penambahan material nikel dan lapisan tipis titanium dilakukan pada bagian silia. Desain robot mikron ini menyerupai kapsul dengan panjang 220 µm, diameter 60 µm, dengan 4 pasang silia berderet di sisinya (panjang 75 µm). Dari hasil pengujian, robot mikron ini mampu bergerak secara bebas dengan kecepatan 340 micrometer per detik atau 25 kali lebih cepat daripada mikro robot yang diciptakan sebelumnya. Dari efisiensi geraknya, robot mikron ini mampu membawa material kimia maupun sel ke targetnya di dalam cairan tubuh manusia.

Referensi
Sangwon Kim, Seungmin Lee, Jeonghun Lee, Bradley J. Nelson, Li Zhang, Hongsoo Choi. Fabrication and Manipulation of Ciliary Microrobots with Non-reciprocal Magnetic Actuation. Scientific Reports, 2016; 6: 30713 DOI: 10.1038/srep30713
Robot Mikro Paramecium Pertama di Dunia
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan postingan di atas? Silakan berlangganan postingan terbaru langsung via email.

Lihat Komentar

Untuk menyisipkan kode pendek, gunakan <i rel="code"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan <i rel="pre"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan <i rel="image"> ... URL GAMBAR ... </i>