Minggu, 25 September 2016

Merokok Meninggalkan Jejak Genetik

Merokok Meninggalkan Jejak Genetik

Bahaya rokok

Semua orang pasti mengetahui bahaya merokok dengan banyaknya informasi dampak buruk rokok di setiap kemasan rokok. Bahkan yang terbaru pemerintah mewajibkan setiap produsen rokok menambahkan label "Merokok Membunuhmu" sebagai peringatan keras bagi calon perokok maupun perokok aktif yang belum mau meninggalkan kebiasaan merokok. Selain itu merokok juga bisa menjadi hambatan bagi mereka yang bercita-cita bekerja di instansi kedinasan pemerintah seperti kepolisian, TNI, IPDN, dll karena gagal di tes kesehatan.

Penelitian terbaru menunjukkan bagaimana kebiasaan merokok meninggalkan jejak di DNA manusia berdasarkan data yang menunjukkan bahwa seorang yang berhenti merokok memiliki potensi menderita penyakit yang berkorelasi dengan rokok seperti kanker paru-paru maupun stroke. Penelitian yang dilakukan oleh American Heart Assiciation menunjukkan bagaimana proses ini terjadi dari kajian meta analisis yang menunjukkan adanya hubungan antara metilasi DNA (DNA Methylation) terhadap proses perkembangan penyakit jantung koroner dan paru-paru.

Penelitian meta analisis dilakukan terhadap proses metilasi DNA dari sampel darah 16.000 orang yang memiliki menderita penyakit jantung dan paru-paru kemudian dibandingkan dengan dengan proses metiulasi DNA pada sampel darah orang yang tidak pernah merokok.

Hasil Penelitian ini menunjukkan:

  • Metilasi DNA yang ditemukan pada perokok berasosiasi dengan 7000 gen lain pada manusia.
  • Pada sampel darah orang yang berhenti merokok selama 5 tahun menunjukkan sebagian besar proses metilasi DNA nya mirip pada mereka yang tidak pernah merokok
  • DNA metilasi pada perokok bertahan hingga 30 tahun setelah berhenti merokok
  • Dari analisis statistika menunjukkan adanya korelasi signifikan antara DNA metilasi dengan gen yang berasosiasi dengan penyakit kardiovaskuler dan kanker (Penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan merokok)

Peneliti menyimpulkan adanya bagian dari DNA metilasi pada perokok dapat bertahan dalam waktu yang cukup lama bahkan bila orang tersebut berhenti merokok sehingga daerah ini dapat dijadikan biomarker (penanda) untuk memantau perkembangan penyakit yang tetap mengintai mereka. Selain itu penemuan ini membuka peluang baru dalam pengembangan obat yang bekerja pada proses DNA metilasi untuk mencegah  perkembangan penyakit maupun mengobati penyakit yang berasosiasi dengan rokok (kanker, penyakit kardiovaskuler, hingga stroke).

Informasi menarik lain dari penelitian ini adalah sebagian besar prose metilasi DNA pada mereka yang berhenti merokok selama 5 tahun menunjukkan kesamaan dengan sinyal metilasi DNA pada mereka yang tidak pernah merokok atau dengan kata lain tubuh secara alami dapat menyembuhkan diri dari bahaya yang diakibatkan oleh asap tembakau.


Referensi

Roby Joehanes, Allan C. Just, Riccardo E. Marioni, Luke C. Pilling, Lindsay M. Reynolds, Pooja R. Mandaviya, Weihua Guan, Tao Xu, Cathy E. Elks, Stella Aslibekyan, Hortensia Moreno-Macias, Jennifer A. Smith, Jennifer A. Brody, Radhika Dhingra, Paul Yousefi, James S. Pankow, Sonja Kunze, Sonia Shah, Allan F. McRae, Kurt Lohman, Jin Sha, Devin M. Absher, Luigi Ferrucci, Wei Zhao, Ellen W. Demerath, Jan Bressler, Megan L. Grove, Tianxiao Huan, Chunyu Liu, Michael M. Mendelson, Chen Yao, Douglas P. Kiel, Annette Peters, Rui Wang-Sattler, Peter M. Visscher, Naomi R. Wray, John M. Starr, Jingzhong Ding, Carlos J. Rodriguez, Nicholas J. Wareham, Marguerite R. Irvin, Degui Zhi, Myrto Barrdahl, Paolo Vineis, Srikant Ambatipudi, André G. Uitterlinden, Albert Hofman, Joel Schwartz, Elena Colicino, Lifang Hou, Pantel S. Vokonas, Dena G. Hernandez, Andrew B. Singleton, Stefania Bandinelli, Stephen T. Turner, Erin B. Ware, Alicia K. Smith, Torsten Klengel, Elisabeth B. Binder, Bruce M. Psaty, Kent D. Taylor, Sina A. Gharib, Brenton R. Swenson, Liming Liang, Dawn L. DeMeo, George T. O'Connor, Zdenko Herceg, Kerry J. Ressler, Karen N. Conneely, Nona Sotoodehnia, Sharon L.R. Kardia, David Melzer, Andrea A. Baccarelli, Joyce B.J. van Meurs, Isabelle Romieu, Donna K. Arnett, Ken K. Ong, Yongmei Liu, Melanie Waldenberger, Ian J. Deary, Myriam Fornage, Daniel Levy, Stephanie J. London. Epigenetic Signatures of Cigarette Smoking. Circulation: Cardiovascular Genetics, 2016; DOI: 10.1161/CIRCGENETICS.116.001506
Merokok Meninggalkan Jejak Genetik
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan postingan di atas? Silakan berlangganan postingan terbaru langsung via email.

Lihat Komentar

Untuk menyisipkan kode pendek, gunakan <i rel="code"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan <i rel="pre"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan <i rel="image"> ... URL GAMBAR ... </i>