Sabtu, 27 Agustus 2016

Mekanisme Otak Hingga Menimbulkan Kecemasan dan Rasa Takut Dari Efek Samping Obat Antidepresan

Mekanisme Otak Hingga Menimbulkan Kecemasan dan Rasa Takut Dari Efek Samping Obat Antidepresan

Tingkat stres yang dialami penduduk dunia setiap tahun menunjukkan peningkatan hingga diperkirakan lebih dari 100 juta orang mengalami gangguan psikologis seperti depresi maupun kecemasan berlebih. Untuk mengatasi gangguan psikologis ini maka obat antidepresan golongan SSRI (selective serotonin reuptake inhibitor) banyak digunakan seperti Prozac dan Zoloft untuk menjaga konsentrasi serotonin di otak tetap terjaga. Mengapa konsentrasi serotonin menjadi target obat untuk memperbaiki mood tidak lain karena serotonin merupakan senyawa yang berhubungan dengan perasaan yang menyenangkan pada manusia. Meskipun demikian obat golongan SSRI ini ternyata menimbulkan efek samping meningkatkan depresi, cemas, dan rasa takut pada awal-awal pemberian sehingga menimbulkan pertanyaan apa yang terjadi di dalam otak sehingga manusia mengalami rasa takut? Oleh karena itu peneliti dari University of North Carolina (UNC) School of Medicine mencoba memetakan otak dan memahami efek samping obat golongan SSRI ini.

Kondisi Otak pada saat Cemas dan Takut

Untuk melihat aktivitas otak pada saat mengalami depresi, cemas, maupun takut, peneliti menggunakan tikus percobaan sebagai model. Peneliti menggunakan alat kejut pada cakar tikus yang merupakan metode standar untuk memicu perilaku cemas dan takut pada tikus percobaan dan menemukan bahwa neuron yang menghasilkan serotonin pada kondisi ini terjadi di dorsal raphe nucleus (DRN) dan mengaktifkan neuron corticotropin releasing factor (CRF) di bed nucleus stria terminalis (BNST). Serotonin yang dihasilkan dari DRN mengaktifkan neuron target di BNST melalui reseptor serotonin 2C dan menghambat neuron BNST lain yang mempengaruhi Ventral tegmental area (VTA) dan lateral hipotalamus (LH). Adanya gangguan pada BNST ke VTA dan LH inilah yang menimbulkan rasa takut dan cemas yang merupakan efek samping obat antidepresan golongan SSRI. Hal ini diketahui dari pengujian Reseptor 2C dengan fluoxetine (Prozac) untuk neningkatkan serotonin pada BNST dan mengurangi aktivitas pada VTA dan LH menghasilkan perilaku takut dan cemas pada tikus percobaan meningkat.
Serotonin+CRF
Model penghambatan Serotonin (5-hydroxytryptamine (5-HT) ) yang menyebabkan rasa cemas pada BNST
Dari penelitian ini diketahui bahwa DRN-BNST pathway adalah pemicu kecemasan dan rasa takut pada tikus percobaan  dengan mengeluarkan molekul corticotropin releasing factor (CRF). Dengan demikian untuk mengatasi efek samping obat antidepresan golongan SSRI dapat digunakan antagonis CRF untuk mengurangi efek cemas dan takut.
Referensi
Catherine A. Marcinkiewcz, Christopher M. Mazzone, Giuseppe D’Agostino, Lindsay R. Halladay, J. Andrew Hardaway, Jeffrey F. DiBerto, Montserrat Navarro, Nathan Burnham, Claudia Cristiano, Cayce E. Dorrier, Gregory J. Tipton, Charu Ramakrishnan, Tamas Kozicz, Karl Deisseroth, Todd E. Thiele, Zoe A. McElligott, Andrew Holmes, Lora K. Heisler, Thomas L. Kash. Serotonin engages an anxiety and fear-promoting circuit in the extended amygdala. 
Nature, 2016; DOI:10.1038/nature19318
Mekanisme Otak Hingga Menimbulkan Kecemasan dan Rasa Takut Dari Efek Samping Obat Antidepresan
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan postingan di atas? Silakan berlangganan postingan terbaru langsung via email.

Lihat Komentar

Untuk menyisipkan kode pendek, gunakan <i rel="code"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan <i rel="pre"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan <i rel="image"> ... URL GAMBAR ... </i>