Senin, 29 Agustus 2016

Metode Terbaru Konversi Emisi Gas Karbon Dioksida Menjadi Bahan Bakar

Metode Terbaru Konversi Emisi Gas Karbon Dioksida Menjadi Bahan Bakar

Bukan hal baru lagi bahwa bumi saat ini mengalami masa kritis dengan ancaman global warming yang tiap tahun semakin meningkat. Menurut catatan lebih dari 30 Milyar ton emisi karbon dioksida dilepaskan ke atmostsfer bumi setiap tahun dan angka ini diperkirakan akan terus meningkat seiring tren penggunaan kendaraan bermotor masih terus bertumbuh. Keadaan ini tentu saja mengancam eksistensi manusia di atas bumi oleh karena itu metode untuk mengubah emisi karbon dioksida menjadi gas lain yang tidak berbahaya terus dikembangkan namun kendala klasik yang sering dihadapi adalah sulitnya menemukan material murah, ramah lingkungan, dan praktis digunakan.

Akhirnya saintis dari University of Toronto berhasil mengembangkan metode ramah lingkungan, murah, dan berpotensi menghasilkan profit dari konversi emisi karbon dioksida (CO2) menjadi karbon monoksida (CO) yang dapat dimanfaatkan menjadi bahan bakar. Pada penelitian ini saintis menggunakan material yang ketersediaannya melimpah di bumi ini yaitu silikon sehingga dapat dikembangkan menjadi industri skala besar. Lalu bagaimana proses konversi karbon dioksida menjadi karbon moksida? berikut ulasananya.

Pembuatan Material (Silikon Nanokristal)

Pada penelitian ini dibuat silikon nanokristal yang dimodifikasi tanpa hidrad (ncSi:H) dari bahan baku silikon monoksida (SiO) yang mudah ditemukan dan murah. Proses ini dilakukan pada suhu tinggi di dalam 5% H2/Ar menyebabkan SiO mengalami reaksi disproporsi redoks sehingga Si(II) yang terbentuk mereduksi Si(0) menjadi Si(IV). Si(0) kemudian menjadi inti dan berkembang membentuk ncSi di dalam matriks SiO2 - untuk menisahkan ncSi dari matriksnya digunakan larutan HF. Partikel ncSi yang diperoleh dari proses ini berukuran 2-7 nm berwarna coklat, dan berbentuk agregat dari pengamatan mikroskop elektron.
SEM Silikon nanokristal

Konversi CO2 menjadi CO di dalam reaktor

Reaktor didesain dengan menggunakan lampu halida sebagai sumber cahaya, pengatur suhu hingga 150C, dan gas karbon monoksida sebagai bahan baku. Pada penelitian ini digunakan isotop 13CO2 untuk mengidentifikasi reaksi yang terjadi. Adapun rekasi yang terjadi sebagai berikut:
 CO2 + ncSi:H → CO +ncSi(O):H
Dari reaksi ini diperoleh produk karbon monoksida sebesar 4.5 mmol h-1 g-1. Hasil ini tentu saja masih dapat dioptimasi dengan beberapa kondisi seperti menggunakan tambahan gas H2 untuk mengoptimalkan lempeng material nanokristal silikon maupun dengan menggunakan suhu yang lebih tinggi.
Konversi emisi karbon dioksida

Walaupun masih dalam tahap penelitian namun ide dari penggunaan silikon sebagai material konversi gas karbon dioksida menjadi bahan bakar merupakan terobosan baru yang diharapkan dapat segera dimanfaatkan dalam upaya melawan emisi gas dan krisis bahan bakar pada saat ini.
Referensi 
Wei Sun, Chenxi Qian, Le He, Kulbir Kaur Ghuman, Annabelle P. Y. Wong, Jia Jia, Abdinoor A. Jelle, Paul G. O’Brien, Laura M. Reyes, Thomas E. Wood, Amr S. Helmy, Charles A. Mims, Chandra Veer Singh, Geoffrey A. Ozin. Heterogeneous reduction of carbon dioxide by hydride-terminated silicon nanocrystals. Nature Communications, 2016; 7: 12553 DOI: 10.1038/ncomms12553
Metode Terbaru Konversi Emisi Gas Karbon Dioksida Menjadi Bahan Bakar
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan postingan di atas? Silakan berlangganan postingan terbaru langsung via email.

Lihat Komentar

Untuk menyisipkan kode pendek, gunakan <i rel="code"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan <i rel="pre"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan <i rel="image"> ... URL GAMBAR ... </i>